[Tanggal Publikasi: 07 September 2025]
Karanggeneng, Lamongan – Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik, MTs dan MA Al Muslimun Kawistolegi Karanggeneng sukses menyelenggarakan pelatihan akbar pada Sabtu, 6 September 2025. Kegiatan ini fokus pada dua topik krusial: Pelatihan Deep Learning (pembelajaran mendalam berbasis teknologi) dan penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bertempat di Tanjung Kodok Resort Kabupaten Lamongan.
Pembukaan Resmi dan Dukungan Penuh dari Kemenag
Acara dibuka secara resmi dan penuh semangat oleh Bapak H. Banjar Sidomulyo, M.Pd., selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kabupaten Lamongan. Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Al Muslimun dalam memadukan teknologi canggih dan pendidikan yang humanis.
Sepenggal Sambutan Kasi Pendma H. Banjar Sidomulyo, M.Pd.: “Madrasah harus terus berinovasi. Penggabungan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta di Al Muslimun ini adalah langkah visioner. Kita tidak hanya ingin mencetak siswa yang cerdas secara logika, tetapi juga yang kaya hati. Cinta adalah fondasi terkuat dalam mendidik generasi. Inilah yang menjadikan madrasah hebat, bermartabat, dan menjadi pilihan utama masyarakat.”
Materi Inti: Kolaborasi Data, Kasih Sayang, dan Masa Depan
Pelatihan yang dihadiri oleh seluruh dewan guru MTs dan MA Al Muslimun ini diisi oleh narasumber ahli sekaligus pengawas madrasah, Bapak H. Zuhdi Efendi, M.Ag. Beliau menyampaikan materi yang sangat relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.
Sesi Deep Learning membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis kebutuhan belajar siswa secara individual, sementara sesi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) memperkuat pendekatan emosional dan spiritual dalam proses mengajar.
Pesan Utama dari Pemateri H. Zuhdi Efendi, M.Ag.: “Teknologi, seperti Deep Learning, hanya alat. Hati, atau Kurikulum Berbasis Cinta, adalah jiwanya. Guru yang efektif hari ini adalah guru yang mampu mengolah data siswa untuk memahami keunikan mereka, lalu mendidik mereka dengan tulus dan kasih sayang. Madrasah ini telah menemukan formula emasnya: kecerdasan dan ketulusan.“
Komitmen Kepala Madrasah: Transformasi Berkelanjutan
Kegiatan pelatihan ini ditutup dengan motivasi dan penegasan komitmen dari Kepala Madrasah. Beliau berharap inovasi yang telah didapat dapat segera diterapkan di ruang-ruang kelas.
Pesan Penutup Kepala Madrasah: “Pelatihan ini bukan akhir, melainkan awal dari transformasi kita. Saya berharap semua guru tidak hanya menjadi fasilitator ilmu, tetapi juga menjadi model kasih sayang. Mari kita pastikan bahwa setiap anak yang keluar dari gerbang Al Muslimun adalah generasi yang cerdas digital, berakhlak mulia, dan siap memimpin masa depan bangsa.”
MTs dan MA Al Muslimun berkomitmen penuh untuk terus berinvestasi dalam pengembangan kualitas guru demi mewujudkan visi madrasah yang unggul dan humanis.




